ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ALBUM "SESUATU YANG TERTUNDA" DAN KESESUAIANNYA DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA

Authors

  • Adi Suryo Pamuji Universitas Pasundan, Indonesia
  • Panca Pertiwi Hidayati Universitas Pasundan, Indonesia
  • Rendy Triandy Universitas Pasundan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jelli.v3i2.378

Abstract

Abstrak: Pembelajaran sastra yang terjadi pada saat ini masih terasa kurang khususnya pada materi tentang puisi. Pembelajaran yang dilaksanakan disekolah hanya menyajikan puisi lampau atau puisi yang terkenal. Tak jarang banyak yang kurang senang karena yang mereka tau puisi hanyalah tulisan tentang sebuah cinta, perasaan, galau. Semiotika didefinisikan sebagai suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda, dalam istilah Barthes, semiologi, pada dasarnya hendak mempelajari bagaimana kemanusiaan (humanity) memaknai hal–hal (things). Memaknai (to sinify) dalam hal ini tidak dapat dicampuradukkan dengan mengkomunikasikan (to communicate). Fenomena yang terjadi saat ini yaitu tentang berkembangnya teknologi telah menginvansi ruang-ruang kelas. Peserta didik dan pendidik mulai menggunakan gawai sebagai sarana dan referensi dalam proses pembelajaran. Menyikapi kendala dalam pembelajaran puisi tersebut, salah satu upaya yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut adalah menggunakan media lirik lagu untuk tuntutan capaian pembelajaran kurikulum merdeka. Hal ini membuat penulis mengambil judul Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap  Aspek Makna Konotasi dalam Lirik Lagu Album “Sesuatu Yang Tertunda” Karya Padi dan Kesesuaiannya dengan Tuntutan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Kurikulum Merdeka

Kata kunci: Pembelajaran, Semiotik, Lirik Lagu.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Adi Suryo Pamuji, Panca Pertiwi Hidayati, & Rendy Triandy. (2025). ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ALBUM "SESUATU YANG TERTUNDA" DAN KESESUAIANNYA DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA. Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia, 3(2), 88–95 Halaman. https://doi.org/10.15575/jelli.v3i2.378

Citation Check