Integrasi Prinsip Fiqh Jinayah dalam Konstruksi KUHP Nasional: Analisis Ius Constitutum dan Ius Constituendum
DOI:
https://doi.org/10.15575/jaa.v3i1.2947Keywords:
Hukum Pidana Islam, KUHP, Ius constitutum, Ius constituendumAbstract
Pembentukan hukum pidana nasional Indonesia hingga kini masih dipengaruhi oleh warisan hukum kolonial yang berorientasi sekuler dan retributif, sehingga belum sepenuhnya mencerminkan nilai religius, moral, dan keadilan substantif sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam masyarakat Indonesia yang religius dan plural, hukum pidana Islam sebagai salah satu sumber nilai hukum nasional kerap diposisikan secara terbatas dan fragmentaris, meskipun memiliki landasan filosofis, sosiologis, dan historis yang kuat. Seiring disahkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional Tahun 2023, muncul kebutuhan untuk mengkaji secara kritis peluang dan arah integrasi nilai-nilai hukum pidana Islam dalam pembaruan hukum pidana nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi hukum pidana Islam dalam ius constitutum Indonesia, menelaah arah pembentukan hukum pidana nasional dalam perspektif ius constituendum, serta merumuskan model integrasi prinsip hukum pidana Islam dalam KUHP Nasional 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan menitikberatkan pada analisis doktrinal melalui penelaahan sistematis terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, filosofis, dan komparatif untuk menguji koherensi norma, konstruksi nilai, serta relevansi dan batas integrasi prinsip hukum pidana Islam dalam sistem hukum nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP Nasional 2023 merefleksikan pergeseran paradigma menuju sistem hukum pidana yang lebih moral, humanis, dan berkeadilan sosial. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model integrasi hukum pidana Islam yang substantif, konstitusional, dan inklusif, sehingga berkontribusi pada penguatan identitas nasional tanpa mengancam pluralitas masyarakat Indonesia.
References
Azhka, U., S. Abbas, dan M. Din. “Analisis Yuridis Terhadap Rumusan Jarimah Pemerkosaan dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, (2020): 75. http://journal.iaincurup.ac.id/index.php/alistinbath/article/view/1784.
Dewi, Nilla Novita, dan Faiz Musthofa Abbas. “Negara Dalam Perspektif Al-Qur’an Telaah Tafsir Ayat-Ayat Tentang Pemerintahan Dan Penerapannya Dalam Konsep Bentuk Negara.” Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (2024): 99. https://doi.org/10.54213/alwajih.v1i2.641.
Fatoni, Syamsul, Erma Rusdiana, Imron Rosyadi, dan Opik Rozikin. “Asas Proporsionalitas: Perspektif Hukum Positif dan Maqosid Syariah dalam Sistem Peradilan Pidana.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 32, no. 1 (2025): 51. https://doi.org/10.20885/iustum.vol32.iss1.art3.
Febrianto, Roynald Donna, dan Erry Meta. “Dinamika Penalaran Hukum Dalam Sistem Peradilan Plural.” Law and Humanity 3, no. 2 (2025): 131. https://doi.org/10.37504/lh.v3i2.738.
Ihsan, Muhammad Hairul. “Konstruksi Hakikat Hukum Islam dalam Perspektif Filsafat Hukum: Integrasi Dimensi Transendental, Moral, dan Sosial.” Mitsaqan Ghalizan: Jurnal Hukum Keluarga dan Pemikiran Hukum Islam 5, no. 1 (2025): 1. https://doi.org/10.33084/mg.v5i1.9998.
Irawati, Arista Candra. “Politik Hukum Dalam Pembaharuan Hukum Pidana (RUU KUHP Asas Legalitas).” ADIL Indonesia Journal 1, no. 2 (2019): 8. https://doi.org/10.35473/aij.v1i2.369.
Khairol Gunawan, dkk., “Transformasi Peradilan Islam: Memahami Dinamika Penegakan Hukum Dalam Masyarakat Kontemporer,” JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, no. 1 (Februari 2024): hlm. 48, https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i1.91
Kholik, Muhamad Abdul, dkk. “Analisis Sanksi Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Dalam Putusan Nomor:305/PID.B/2024/PN RBI Perspektif Hukum Pidana Islam.” Kartika: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 1 (2025): 70. https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i1.142.
Kurnialis, Sri, dkk. “Perkembangan Perbankan Syariah Di Negara Muslim.” Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah 5, no. 2 (2022): 115. https://doi.org/10.25299/syarikat.2022.vol5(2).9688.
Manullang, E. Fernando M. “Misinterpretasi Ide Gustav Radbruch Mengenai Doktrin Filosofis Tentang Validitas Dalam Pembentukan Undang-Undang.” Undang: Jurnal Hukum 5, no. 2 (2022): 463. https://doi.org/10.22437/ujh.5.2.453-480.
Mubarok, Nafi’. “Sejarah Perkembangan Hukum Pidana di Indonesia: Menyongsong Kehadiran KUHP 2023 dengan Memahami dari Aspek Kesejarahan.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 7, no. 1 (2024): 27. https://doi.org/10.15642/alqanun.2024.27.1.15-31.
Mulyana, Herdy. “Konsep Hukum Sebagai Sarana Rekayasa Sosial dalam Pembangunan Nasional.” Jurnal Penelitian Hukum Galunggung 1, no. 1 (2024): 1-10. https://doi.org/10.1234/jphgalunggung.v1i1.18.
Nafi’, Hisyam, dkk. “Menegakkan Keadilan Dalam Islam: Pendekatan Tafsir Al-Qur’an Terhadap Hak Asasi Manusia.” Basha’ir: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 1 (2024): 38. https://doi.org/10.47498/bashair.v4i1.2981.
Nasoha, Ahmad Muhamad Mustain, dkk. “Kontribusi Hukum Pidana Islam terhadap Pembentukan Warga Negara yang Berkeadaban.” Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara 2, no. 4 (2024): 195. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v2i4.1588.
Nurdin, Fransiskus Saverius, dkk. “Melihat Diferensiasi Fundamental KUHP Lama (WVS) Dan KUHP Nasional Indonesia.” ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora 3, no. 3 (2025): 32. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i3.1562.
Putri, Jufianty Trisna. “Eksistensi Living Law sebagai Perwujudan Masyarakat Adat dalam Pembaruan Sistem Hukum Pidana Nasional.” Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Negara 2, no. 2 (2024): 93. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v2i2.1080.
Ramadhani, Rayhan Farel, dan Tia Febrianti. “Pembaharuan KUHP dalam Perspektif Pancasila Sebagai Sumber dari Segala Sumber Hukum di Indonesia.” Indigenous Knowledge 2, no. 1 (2023): 30-39. https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/download/73884/pdf.
Rosmini, Sitti. “Urgensi Reformulasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Dalam Konteks Nilai-Nilai Pancasila.” LEGALITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum 10, no. 1 (2025): 26. https://doi.org/10.31293/lg.v10i1.8802.
Suhaili, Achmad. “INTEGRASI MAQĀṢID AL-SYARĪ‘AH DALAM PRAKTIK PERADILAN AGAMA DI INDONESIA: STUDI ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA KELUARGA.” Mabahits: Jurnal Hukum Keluarga 6, no. 1 (2025): 29–42. https://doi.org/10.62097/mabahits.v6i01.2236.
Syaifudin, Ahmad Najih. “Dinamika Politik Hukum dalam Pembentukan KUHP Baru.” Causa: Jurnal Ilmu Hukum 13, no. 5 (2025): 145-167. https://doi.org/10.6679/jxh67d83.
Syakdiah, Halimatus. “Negara Dalam Islam: Analisis Teoretis Terhadap Tujuan Dan Kewajiban Negara Menurut Al-Mawardi Dan Abu Yusuf.” Islamic Law: Jurnal Siyasah 10, no. 2 (2025): 159. https://doi.org/10.53429/iljs.v10i2.1576.
Syatar, Abdul. “Relevansi Antara Pemidanaan Indonesia Dan Sanksi Pidana Islam.” DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum 16, no. 1 (2018): 125. https://doi.org/10.35905/diktum.v16i1.525.
Thamsir, Moh., dkk. “Maqashid Al-Shariah sebagai Landasan Humanis dalam Reformasi Sistem Hukum Pidana.” Journal of Innovation Research and Knowledge 4, no. 8 (2025): 5721. https://doi.org/10.53625/jirk.v4i8.9393.
Ulil Abshar Abdalla Alpaten, "Integrasi Teori Diyat Perspektif Hukum Pidana Islam dengan Pendekatan Restorative Justice dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia," Khalrev: Jurnal Hukum dan Kriminologi 6, no. 2 (2025): 1-15, https://doi.org/10.24260/klr.v6i2.5079.
Umar, Hasbi, dkk. “Pendekatan Maqasid Al-Syariah dalam Studi Hukum Islam.” Jurnal Inovasi Hukum dan Kebijakan 6, no. 4 (2025): 1-11. https://ejurnals.com/ojs/index.php/jihk/article/view/3663/4470.
Umar, Nasarudin. “Konsep Hukum Modern: Suatu Perspektif Keindonesiaan, Integrasi Sistem Hukum Agama Dan Sistem Hukum Nasional.” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 22, no. 1 (2014): 171. https://doi.org/10.21580/ws.22.1.263.
Walidain, Maura Pemelie, dan Laras Astuti. “Implementasi Qanun Jinayat Dalam Penegakan Hukum Pidana Di Aceh.” Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC) 2, no. 3 (2021): 189. https://doi.org/10.18196/ijclc.v2i3.13790.
Wicaksono, Yonathan Parlinggoman, dan Mahipal Mahipal. “Eksistensi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Peluang Dan Tantangan.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 3 (2025): 2145. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1238.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Nisa Afifah, Akbar Siti Erlina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author whose published manuscript approved the following provisions:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

