Sejarah Sosial Hukum Pidana Islam dan Konsep Pembelaan Diri (Self-Defense) dalam Perspektif Maqasid Al-Syari‘ah

Authors

  • Irfan Nurhakim Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Aden Rosadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Nanang Naisabur UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.15575/jaa.v3i1.2640

Keywords:

Hukum Pidana Islam, maqāṣid al-syarī‘ah, Pembelaan Diri, Self-Defense, Sejarah Sosial Hukum Islam

Abstract

Konsep pembelaan diri (self-defense) merupakan bagian fundamental dalam hukum pidana Islam yang berakar pada perlindungan hak hidup (aqq al-ayāh) dan tujuan syariat untuk menjaga jiwa (if al-nafs) sebagaimana dirumuskan dalam Maqāid al-Syarī‘ah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari minimnya kajian komprehensif yang menempatkan pembelaan diri tidak hanya sebagai alasan pemaaf pidana, tetapi sebagai konsep normatif yang memiliki dimensi teologis, historis, dan filosofis dalam hukum Islam. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejarah sosial dan landasan normatif konsep pembelaan diri dalam hukum pidana Islam, dengan menelusuri perkembangannya sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga era kodifikasi hukum Ottoman melalui Mecelle. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah sosial dan analisis normatif terhadap sumber primer berupa al-Qur’an, hadis, serta literatur fiqh jināyah klasik, dan sumber sekunder berupa kajian hukum positif serta pemikiran hukum Islam kontemporer. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa konsep pembelaan diri dalam Islam berlandaskan prinsip keadilan, proporsionalitas, dan pencegahan, sebagaimana tercermin dalam QS. al-Baqarah [2]: 190–193, al-Ḥajj [22]: 39–40, dan al-Anfāl [8]: 60, yang menegaskan karakter defensif dan preventif dalam menjaga keselamatan jiwa. Secara historis, konsep ini mengalami perkembangan dari legitimasi tindakan individual menjadi tanggung jawab negara dalam menjamin keamanan publik. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif antara dimensi teologis, historis, dan filosofis pembelaan diri melalui perspektif maqāid al-syarī‘ah. Kontribusi penelitian ini diharapkan memperkaya diskursus hukum pidana Islam serta memberikan kerangka konseptual bagi pengembangan doktrin pembelaan diri yang relevan dengan konteks hukum modern.

References

Abdullah Sandi, Kasman Bakry, dan Jamaluddin Jamaluddin. “Pembunuhan sebagai Upaya Pembelaan Diri dalam Pandangan Hukum Islam dan Hukum Positif.” AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab 3, no. 4 (25 Juli 2024): 694–712. https://doi.org/10.36701/qiblah.v3i4.1666.

Amri, Khairul. “Sosiohistoris Masyarakat Arab Pra Islam.” MUMTAZ - Education Management and Islamic Studies 2, no. 1 (7 Januari 2022): 1–7. https://doi.org/10.70936/mumtaz.v2i1.42.

Azhar, Nurul Husna, Mohamad Zaid Mohd Zin, dan Azhar Abdul Rahman. “The Concept of Necessity (Darurah) in Islamic Law and its Application in the Use of Blood Plasma in Medicine.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 14, no. 10 (30 Oktober 2024). https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v14-i10/23188.

Darsi, Darsi, dan Halil Husairi. “Ta’zir dalam Perspektif Fiqh Jinayat.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Hukum 16, no. 2 (30 Desember 2018): 60. https://doi.org/10.32694/010500.

Fiske, Alan Page, dan Tage Shakti Rai. Virtuous Violence: Hurting and Killing to Create, Sustain, End, and Honor Social Relationships. Cambridge: Cambridge University Press, 2014.

Haq, Islamul, Wahidin Wahidin, dan Saidah Saidah. “Melampaui Batas (Noodewwr Exces) dalam Membela Diri; Studi Perbandingan Antara Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif.” Mazahibuna, 21 Juni 2020. https://doi.org/10.24252/mh.v2i1.14295.

Hazin, Mufarrihul, Nur Wedia Devi Rahmawati, dan Muwafiqus Shobri. “Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Islam dan Maqashid Al-Syari’ah.” CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman 7, no. 1 (25 Juni 2021): 101–14. https://doi.org/10.37348/cendekia.v7i1.123.

Ishaq, Ishaq, dan Muannif Ridwan. “A study of umar bin Khatab’s Ijtihad in an effort to formulate Islamic law reform.” Cogent Social Sciences 9, no. 2 (15 Desember 2023). https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2265522.

Istiqomah, Putri Ayu Agustina, dan Arisman. “Analisis Peran Hukum Islam Dalam Mengatasi Masalah Sosial Kontemporer.” Jurnal Al-Wasith : Jurnal Studi Hukum Islam 9, no. 2 (23 Desember 2024): 116–26. https://doi.org/10.52802/wst.v9i2.1329.

Khuluq, M. Khusnul, dan Asmuni Asmuni. “Hifz Al-Bi’ah as Part of Maqashid Al-Shari’ah and Its Relevance in the Context of Global Climate Change.” Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies 7, no. 2 (17 Februari 2025). https://doi.org/10.20885/ijiis.vol7.iss2.art3.

Kudaedah, Nur Asiah. “Maslahah Menurut Konsep Al-Ghazali.” DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum 18, no. 1 (12 Juli 2020): 118–28. https://doi.org/10.35905/diktum.v18i1.663.

Munawar, Faishal Agil Al. “Abd Al-Majīd Al-Najjār’s Perspective on Maqāṣid Al-Sharī’ah.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 20, no. 2 (15 Desember 2021): 209. https://doi.org/10.31958/juris.v20i2.4281.

Nilvany Hardicky, dan Feni Hardianti. “Analisis Tindak Pidana Pembunuhan Terhadap Pembelaan Diri.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik 4, no. 6 (15 September 2024): 2412–18. https://doi.org/10.38035/jihhp.v4i6.2640.

Nur, Muhammad Tahmid. “Justice in Islamic Criminal Law: Study of the Concept and Meaning of Justice in The Law of Qiṣāṣ.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 55, no. 2 (15 Oktober 2021): 335. https://doi.org/10.14421/ajish.v55i2.1011.

Pertiwi, Tanza Dona, dan Sri Herianingrum. “Menggali Konsep Maqashid Syariah: Perspektif Pemikiran Tokoh Islam.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam 10, no. 1 (16 Maret 2024): 807. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12386.

Pietraszewski, David. “The elementary dynamics of intergroup conflict and revenge.” Behavioral and Brain Sciences 36, no. 1 (5 Februari 2013): 32–33. https://doi.org/10.1017/S0140525X1200057X.

Quran. “Surah Al‑Baqarah (Sapi Betina) ayat 178-179.” Quran.com, 2007. https://quran.com/id/sapi-betina/178-179.

———. “Surah Al‑Baqarah Ayat 190.” Quran.nu.id, 2023.

Rahman, Md. Habibur, dan Muhammad Amanullah. “Articles Of The Mejelle On Salam Contract: Juristic Evaluation And Applications.” Jurnal Syariah 28, no. 3 (31 Desember 2020): 359–82. https://doi.org/10.22452/js.vol28no3.2.

Rizkyta, Amelia Putri, dan Amarru Muftie Holish. “Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects.” Law Research Review Quarterly 9, no. 1 (28 Februari 2023): 53–70. https://doi.org/10.15294/lrrq.v9i1.65769.

Romadoni Wijaya, Dwi Dodik, dan Helmi Zaki Mardinasyah. “Tindak Pidana Pembunuhan Karena Membela Diri Perspektif Hukum Pidana Islam dan Hukum Pidana Nasional.” Rechtenstudent 3, no. 3 (7 Januari 2023): 320–30. https://doi.org/10.35719/rch.v3i3.178.

Sachedina, Abdulaziz. “Islamic Ethics and the Genome Question.” Journal of Islamic Studies 32, no. 1 (1 Januari 2021): 153–56. https://doi.org/10.1093/jis/etaa034.

Schneider, Irene. “Crime and Punishment in Islamic Law. Theory and Practice from the Sixteenth to the Twenty-first Century.” Die Welt des Islams 51, no. 1 (2011): 133–37. https://doi.org/10.1163/004325309X12529279606258.

Senang, Hati. “002 Mati Mempertahankan Harta Adalah Syahid – Membuat Harta Anda Barakah.” Hatisenang.com, 2022. https://hatisenang.com/hadits/002-mati-mempertahankan-harta-adalah-syahid-membuat-harta-anda-barakah.

Sidik, Zulfikri, Arif Dian Santoso Dian Santoso, dan Diah Widhi Annisa. “Tinjauan Fiqh Jinayat dan Hukum Pidana Terhadap Pembelaan Terpaksa yang Melampaui Batas dalam Tindak Kejahatan.” Journal of Indonesian Comparative of Law 3, no. 2 (31 Desember 2020): 207. https://doi.org/10.21111/jicl.v3i2.5386.

Suara Mubalighah. “Bagaimana Hukum Membunuh karena Membela Harta dan Kehormatan?” suaramubaligh.com, 2025. https://suaramubalighah.com/2022/05/22/bagaimana-hukum-membunuh-karena-membela-harta-dan-kehormatan.

Syafriana, Nur, Benni Erick, dan Ida Rahma. “Pembelaan Diri hingga Hilangnya Nyawa: Analisis Yuridis dalam Hukum Positif dan Hukum Islam.” CONSTITUO : Journal of State and Political Law Research 4, no. 2 (22 Desember 2025): 210–23. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i2.6251.

TafsirWeb. “Surah Al‑Hajj Ayat 39.” Tafsireb.com, 2025. https://tafsirweb.com/5775-surat-al-hajj-ayat-39.html.

Tanuhita Kumara Putri Azalia Sukoco, dan M. Junaidi. “Underage Murder Case Against Robbers in the Perspective of Criminal Law and Islamic Criminal Law.” YURISDIKSI : Jurnal Wacana Hukum dan Sains 19, no. 4 (13 Maret 2024): 567–83. https://doi.org/10.55173/yurisdiksi.v19i4.217.

Wijaya, Deny, Ruslan Abdul Gani, dan Abdul Halim. “Pembelaan Terpaksa (Noodweer Exces) dalam Melawan Begal Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Hukum Islam di Wilayah Hukum Polda Jambi.” Jurnal Greenation Sosial dan Politik 3, no. 3 (19 Agustus 2025): 380–91. https://doi.org/10.38035/jgsp.v3i3.418.

Additional Files

Published

2025-12-31

How to Cite

Nurhakim, I., Rosadi, A., & Naisabur, N. (2025). Sejarah Sosial Hukum Pidana Islam dan Konsep Pembelaan Diri (Self-Defense) dalam Perspektif Maqasid Al-Syari‘ah. Jurnal Al-Jina’i Al-Islami, 3(1), 43–56. https://doi.org/10.15575/jaa.v3i1.2640

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.